
PALU – Fakultas Syariah (Fasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu terus berkomitmen meningkatkan standar tata kelola pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan penerimaan kunjungan Asesor ISO assessmen tahap II. Lentero Sukma Mahardika, S.I.P., M.A., merupakan auditor yang akan membersamai assessmen di Fasya untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018, pada Rabu (17/12/2025).
Pada mulanya, kegiatan asesmen ini dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H. Lukman S. Thahir, M.Ag. Setelah melalui rangkaian asesmen di tingkat universitas, proses audit dilanjutkan ke tingkat fakultas. Di lingkungan Fakultas Syariah, kehadiran asesor disambut hangat oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Sitti Musyahidah, M.Th.I., Ketua UPMF Dr. Ahmad Arief, LC., M.H.I., Kabag TU, Perwakilan LPM, jajaran pimpinan program studi dan tenaga kependidikan.
Mengapa ISO Penting bagi Fakultas Syariah? Penerapan standar internasional di lingkungan perguruan tinggi bukan sekadar formalitas administratif. ISO menjamin bahwa setiap proses, mulai dari administrasi kemahasiswaan hingga proses belajar mengajar, memiliki standar prosedur (SOP) yang baku dan terukur.
ISO akan menyelaraskan manajemen Fakultas Syariah dengan standar internasional, sehingga lulusan dan sistem pendidikan di dalamnya diakui secara global.
Dengan demikian, ISO akan membangun budaya kerja yang berbasis pada data, evaluasi berkelanjutan (continuous improvement), dan kepuasan pemangku kepentingan (stakeholders).
Dengan adanya sistem yang terintegrasi, risiko tumpang tindih kebijakan atau pemborosan sumber daya dapat diminimalisir. Dengan sertifikasi ISO dengan sendirinya menjadi “stempel” kepercayaan bagi masyarakat dan calon mahasiswa bahwa Fasya UIN Datokarama dikelola dengan manajemen yang profesional.
ISO 21001:2018 secara khusus fokus pada sistem manajemen organisasi pendidikan, yang membantu fakultas dalam merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, ISO memiliki urgensi dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi sehingga syarat Akreditasi Unggul menjadi terpenuhi. Sertifikasi ISO menjadi instrumen pendukung yang determinan dalam penilaian akreditasi nasional (BAN-PT) maupun internasional.

Di era disrupsi, perguruan tinggi dituntut untuk tangkas. ISO memberikan kerangka kerja bagi fakultas untuk cepat beradaptasi terhadap perubahan trend pendidikan tanpa meninggalkan kualitas secara berkesinambungan. Sertifikasi ini memaksa institusi untuk beroperasi secara transparan, di mana setiap keputusan diambil berdasarkan bukti dan audit yang rutin dilakukan.
Dengan ISO, Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara keilmuan syariah, tetapi juga modern dan akuntabel dalam aspek manajerial.
Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh elemen pimpinan dan tenaga kependidikan ini diakhiri dengan sesi audit dokumen dan observasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara implementasi di lapangan dengan standar ISO yang ditetapkan.